laksana Laksamana samodra, mengomando bala tentara di lorong haluan,
dalam barisan kucoba menerka; "tidakkah tuan melupa?
kala lepas pekikan beradu gemuruh gelombang?"
jauh di sana, sang camar mendengar laungan,
lewat telepati juga batinnya yang lama terikat
namun, apa mau dikata..
ketika larut ke laut, tawar menjadi asin,
jiwapun terombang angin
akankah kau kejar cakrawala?
sementara ianya terus membentangi jauh..
sudah.., cukup..!!
biarkan kisah lama jadi sempadan,
memadu padankan bumi dan langit,
walau tak pernah saling merapat
wahai pelaut yang tak takut maut,
tengoklah silumba-lumba,
ia berlomba-lomba meraih cita,
dapatkah kita belajar darinya?
badai kini telah menghilang
mari, tegakkan tiang memancang..!
bentang layar lainnya..
meski harus menyulam benang kusut di malam-malam larut..
katakan pada angin, kabarkan pada air;
"aku bisa bahagia, engkau di sana bahagia, meski lintasan kita berbeda"
sungguh sangat berat, tapi tetap harus dicoba,
semoga bisa.. melakoninya, amien..
~JB~
Jogja, 14 Mei 2010
Sabtu, 15 Mei 2010
Laksana Laksamana
Rabu, 12 Mei 2010
aku ini si rumput teki; jawab teka-teki tiada henti..
aku ini si rumput teki; mekar sekejap di siang bolong
aku ini si rumput teki; ditepikan kharisma kembang bermekaran
aku ini si rumput teki; terpinggirkan di celah beton jalanan
aku ini si rumput teki; haus hujan dan pandangan
lepas di bulan dua belas, rindu terbayar hujan melimpah ruah
berawal berkah berakhir musibah,
berawal rindu berakhir prahara tiada terkira
ironis, tragis ! tak percaya,
ku tenggelam di tanah yang lumrah kering-kerontang
kurindukan segelas hujan, langit sajikan daratan sulap lautan..
terseret ombak, tersedak, kaki nyawaku cengkeram rongga bebatuan..
"MATILAH AKU..!!tuntaslah aku dari penderitaan...!!!"
hingga reda, ku hirup nafas ku bertanya?
"Tuhan.. kenapa tak Kau musnahkan aku sekalian?"
tanyaku tak terjawab...
jelang pergantian masa, pahlawan kebersihan, mengoyak tubuh rentaku..
kuteriak berontak!; "B*NGS*ttTT... !!!"
lagi-lagi kusesali, "Tuhan, kenapa aku tercipta terpinggirkan?"
ditimbun salah, padahal tak melakukan kesalahan apa-apa..
ku mengiba.. "aku hanya ingin jawaban Tuhan?"
haus jawaban..
hingga wahana usang hempaskanku di pelataran
tersengat bau bangkai, ku pingsan, siuman,
hingga kusadar di balik belukar
sunyi, angin sepoi-sepoi bangunkanku dari mimpi berjawab;
sejatinya... hidupku bebas liar di belukar..
terima kasih Tuhan, telah jauhkanku dari hingar-bingar trotoar..
kini, kutemukan ilalang berkawan, bercengkerama serangga...
Jogja, 11 Mei 2010
(sebuah jawaban kepada kawan)
Minggu, 09 Mei 2010
Dandelion
liar mencakar di pilar belukar
rapuh tumbuh di savana terbentang
lalu bayu menyapu tanpa ragu
hempas satu lepas seratus
melayang seluas saujana raya
terjun terjatuh di tanah tandus
hausku mengakar kuat,
angan menjulang menantang awan
berharap lebih dari lebatnya dahan
kian semarak dari sang moyang
tersengat bara langit
dihujam badai..
tunggu hujan tumbuh kembangkan
mekar memancar menginspirasi diri
terus berjuang tiada henti...
teriring sesanti..
semoga Ia merestui...
amien..
Jogja, 9 Mei 2010
Sekejap
masa yang sama, jauh nyata dekat di rasa
seraya erat nirsekat
ini malam merayap pagi
jantung jam mendetak-menggertak telinga
kalender dinding menjejak melupa
botol-botol antik saing pamer raga
di rak buku ilmu berontak tanpa malu
remang dalam dimensi,
meski mati seolah bernyawa
ada apa dengan mereka?
tanpa memendam dendam
meski sesal tak berbohong
lepas coba saling pahami
pada mata angin berbeda
tenggara utara
tapi, pertiga malam akhir ini
terbisik alam bawa pesan
telepatiku-telepatimu
lilit rumit dalam batin
sekelebat pecahkan waktu
himpit lorong tanpa batas
mencipta magnet tersembunyi
sejenak curi waktu,
sebelum larut ke laut
sebelum fajar berpijar
sebelum rasa ini binasa
sebelum terlanjur telanjang
sebelum nafasku bernafsu
bolehku memelukmu?
tuk sekedar lepas belenggu
hanya aku dan kamu
tanpa dia, juga mereka
sekejap saja..
Rabu, 28 April 2010
Belajar dari Balita
Postingan kali ini gak ada hubungannya dengan luapan emosi, slogan, apalagi desain :)). Tapi pengalaman "Sungguh-Sungguh Terjadi". Dan cerita ini sebenarnya sudah Joni posting di akun FBku 3 hari lalu dan membuat beberapa temanku terpingkal lewat komentarnya, karena lucu makanya Joni teruskan posting di gallery ini.. ok langsung saja..
Beberapa hari lalu, waktu pulang kerja, aku mampir untuk jajan mie ayam di tempat favoritku. Waktu sampai di warung, ada yang lain dari biasanya, ada anak kecil cewek (kira-kira usia balita 3,5 tahunan lah).
Anak kecil itu mulai menyapaku gini; "mau beli apa om?"; "beli mie ayam dek" jawabku. Saat itu juga ibu penjual mie ayam keluar. Setelah aku pesan mie ayam, anak kecil itu mendekatiku, padahal baru ketemu, tapi si anak nampak pemberani sekali, ia mulai mengikuti dan duduk di sampingku.
Dari pertama lihat aku pikir ini anaknya si ibu penjual mie ayam, tapi waktu aku tanya ibu, ternyata ibu bilang kalo anak kecil itu keponakannya dari batam. Ibunya Jawa (adiknya penjual mie ayam) dan bapaknya Padang, tapi tinggalnya di Batam, di Jogja baru tiga hari ini.. cerita si Ibu.
Dalam batinku; "...hemm pantes, ngomong bahasa Indonesianya fasih banget, gak ada logat Jawa maupun Padang, padahal anak kecil itu kalo dilihat kulit & wajahnya,"njawani banget".
Sambil nunggu mie ayam dimasak, aku ngobrol dengan anak kecil itu;
Aku; "adik sekolah belum?"
Balita: "belum om.."
A: "adik dari mana?"
B: "Batam om.."
A: "hmm.." (sembari aku lihat tingkahnya yang aktif mencari perhatian)"
B: "om, ..om, kemarin aku naik pesawat ke Jawa"
A: "asyik donk!, sama siapa aja tu?"
B: "sama bapak..., sama ibu'.., sama kaka'"
A: "hmm..., bapakmu dari mana dek?"
B: "Padang.."
A: "kalau ibu?"
B: "urang Jawa, om.."
A: "adik bisa ngomong jawa?"
B: "jawa.."
A: "adik bisa ngomong jawa?" (*aku ulangi pertanyaan lagi)
B; "jawa.."
A: "adik bisa ngomong bahasa jawa?"
B: (sambil menggeleng dengan polosnya menjawab) "ga bisa om.."
============================
*hahaha.. ini yang bodoh siapa?
Sabtu, 27 Maret 2010
pagi buta tadi
jam 2 pagi kau datang lagi
apa yang kau cari?
biarkan remuk jadi serbuk
hilang tak perlu dikenang
usah panggil sembunyi aku lagi
duamu jadi satu, apa itu kurang?
konyol..
namaku adalah dinding
saksi bisu bernyawa
terlalu kuat terlalu dekat
ingin kurobohkan, takut tertempa
aku keliru meletuskan mesiu
bertahun lepas, 21 desing peluru tak mampu buka mulutmu
angkuhmu terlalu baja, baja dalam kelam malam
aku lelah, aku kalah, aku salah
mundur teratur dengan segala kemunafikan
memenjara diri dalam peleburan
aku tak mau lagi..
tak mau salah memilih
aku tak lagi memaksa..
sebab tulus bukan dipaksa
Jogja, 27 Maret 2010
Kamis, 11 Februari 2010
Desain Logo 200 Tahun Bandung

Rasa penasaran seperti apa kelima desain terbaik logo & tagline 200 tahun kota Bandung akhirnya terjawab sudah, setelah kemarin mendapat bocoran 14 besar via twitter dan beberapa jam lalu Bandung.detik.com memberitakan 5 besar desain logo terpilih yang akan di polling warga untuk merayakan ulang tahun kota Bandung.
Huffh.. kecewa, harapan untuk bisa masuk 5 besar ternyata gagal :(
Logo desain Joni Balbo dengan konsep jadul dengan memadukan trend warna retro 2010; marina blue, ternyata tak cukup memikat para juri yang terhormat. Ho.. ho..
Namun melihat kelima logo pemenang, Joni harus mengakui Anda semua memang lebih hebat dan berani dengan desain yang semarak penuh warna-warni.
Akhirnya, selamat dan sukses kepada para pemenang.
untuk peserta lainnya yang kurang beruntung, "kita senasib bos :)"
=======================================================
*Dalam hati malaikat kecilku selalu berbisik setiap aku menerima kekalahan;
“semangad Jon..!!! semoga di lain kesempatan bisa lebih hoki lagi :), amien…”
Jumat, 25 Desember 2009
Desain Logo Indonesia Kreatif

Postingan ini mungkin terlihat sudah agak basi, tapi untuk mengisi diary kompetisi di bulan Desember yang akhir-akhir ini terkalahkan dengan kesibukan di Facebook :-) meskipun “terlambat” Joni tetap memosting dan mengabadikannya di Zibalbogallery.
Satu bulan lalu Joni mengikuti lomba desain logo Indonesia Kreatif di Portal Indonesia Kreatif. Menurut berita pada kompetisi tersebut, desain yang masuk ke panitia tercatat lebih kurang 200 desain logo. Dalam masa penjurian, betapa deg-degan ketika Joni mendapat sms dari panitia, bahwa logo desainku masuk dalam saringan pertama (dalam hati tinggal beberapa langkah lagi untuk dapat bertengger di Jakarta).
Tapi ketika masa penantian, di group Fbnya Indonesia Kreatif dikabarkan bahwa tipografi adalah faktor penting, membaca kabar tersebut dalam hatiku agak “mengkeret” karena menyadarai tipografi yang Joni Balbo gunakan dalam logo tersebut teramat standar sekali..
Setelah beberapa hari menanti ternyata yang menjadi pemenangnya adalah desainer dari Jakarta. Dan yang membuat surprise; dari 200 desain logo yang disaring menjadi 25 besar, disitu empat desain logo adalah hasil kreasi teman-teman chat yang pada beberapa kompetisi selalu bertengger pada posisi jawara... Weleh-weleh…
Ya.. Meskipun tidak menjadi logo terbaik, tapi setidaknya bisa bangga masuk di saringan pertama. Alhamdulillah…
Semoga pada kesempatan yang lebih beruntung Joni bisa mewujudkan mimpi untuk dapat bertengger di urutan pertama untuk kompetisi yang “berlabel” Jakarta, amien…
Senin, 23 November 2009
Dua Tahun Sudah
Tak terasa waktu berlalu begitu cepatnya, hari ini tanggal 23 November 2009, blog ini genap 2 tahun usianya. Usia balita bagi manusia, usia bagi aktifitas ngeblog yang kadang timbul tenggelam di tengah prioritas-prioritas dan aktualitas di antara dunia maya dan nyata, antara rasa puas, kreativitas dan rasa malas, namun bagaimanapun aktifitas ngeblog telah memberi pelajaran berharga bagiku... alhamdulillah ya Allah, terima kasih semuanya, terima kasih cinta…
Tengkyu untuk semua Sodara-sodara yang sesekali menengok gallery tempat aku menarsiskan diri, tempat aku berupaya belajar bersikap bijak, tempat aku melampiaskan rasa gelisah, kecewa dan tempat menuangkan rasa bangga dan bahagiaku. Terima kasih untuk semua tanggapan, kritikan, masukan dan sanjungan dari Anda semua.. terima kasih semuanya… I love u all…
Kadang sesekali kalau lagi bengong dan tak ada kegiatan aku sering membuka pengalaman-pengalaman kompetisi yang aku tuliskan dalam diary kompetisiku ini.. argh.. betapa percaya dirinya aku, betapa narsisnya aku.. betapa semangat mengebu-gebunya aku… betapa sombongnya aku.. Astaghfirullah...
... hari ini adalah refleksiku, semoga aku bisa terus koreksi diri, bisa belajar lebih baik dan baik lagi.. amien… Postingan ini sebagai pengingat dan motivasi diri, bahwa aku pernah punya mimpi-mimpi yang ingin kugapai, semoga aku bisa terus membangkitkan semangat optimisme di tengah rasa kurang percaya diri yang sesekali menghampiri..
terakhir... semoga dokumentasi karya-karya di gallery ini tetap bisa memberi inspirasi bagi Joni Balbo pribadi maupun bagi desainer-desainer grafis khususnya para pemula.. semoga..
Sabtu, 24 Oktober 2009
Penundaan yang Sempurna

Wew.. luar biasa, pengumuman sayembara desain logo di www.esdm.go.id sejak setahun lalu yang menjanjikan hadiah 40 juta kepada seorang pemenang dan masing 10 juta kepada 4 orang nominasi (*mohon diralat jika memang saya keliru), ternyata sejak keputusan penundaan itu dipublikasikan sampai hari ini, ternyata tidak jelas ujung pangkalnya.
Dan hari ini penundaan tersebut merayakan ulang tahunnya yang pertama…
Tertulis dengan jelas:
“Diumumkan kepada seluruh Peserta Sayembara Logo Departemen Energi
dan Sumber Daya Mineral, bahwa sehubungan dengan belum selesainya proses seleksi penilaian Logo, maka pengumuman pemenang sayembara logo yang semula akan diumumkan pada tanggal 27 Oktober 2008 ditunda sampai waktu yang akan ditentukan kemudian.
Demikian pengumuman ini untuk diketahui.
Jakarta, 24 Oktober 2008
Ketua Tim Sayembara Logo
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
ttd
==============================================================
Luar biasa bukan, menjuri karya logo sampai setahun lamanya…
Saya tak bermaksud menjelekkan panitia, namun sebagai peserta saya juga punya hak untuk menanyakan kelanjutan dari kompetisi tersebut?
kritik untuk panitia, jika memang sayembara itu dibatalkan karena semua logo yang masuk memang tidak layak, kenapa tidak di informasikan secara langsung di web resminya. Tentu untuk menjaga kredibilitas dari panitia sayembara itu sendiri, untuk kawan-kawan yang hobi mengikuti tantangan kompetisi desain seperti saya, mungkin ini hanyalah salah satu contoh realitas "buruk" yang bisa terus menjadi pembelajaran bagi kita bila mengikuti kompetisi desain di dalam negeri...
bagaimana menurut Anda?
Selasa, 20 Oktober 2009
Sedang Senang :)

Hwe.. he.. he.. narsis ya? Biarin lah… :)
Wah.. kalau status FB dipublikasikan di blog, bisa jadi facebook dan blogging tidak ada bedanya dong? He.. he.. he..
Bay the way, mungkin ada diantara Anda yang bertanya? “kaya gitu aja kok diposting”, namun sekali lagi Joni Balbo mau menjawab “yoben..” :)
Setelah minggu kemarin agak nglokro dalam berkarya, sepertinya suplemen yang hilang itu, kini telah kutemukan kembali di minggu ini.. alhamdulillah, langsung saja kutuliskan di facebook dan kulanjutkan di gallery ini…
Joni punya pengalaman menarik di minggu ini. Hari sabtu sore ketika aku menaiki sepeda motorku melintasi Condongcatur (Jogja bagian utara); ada seekor burung blekok terbang di langit, tak punya sopan santun secara mendadak menjatuhkan telek-nya tepat di atas kepala dan mengenai mukaku.. “fyiuh…!!!” aromanya menusuk hidung ini.. sekaligus membuat bibir ini nyengir.. “hyiah... sialan ! wo.. manuk kurang ngajar ! bersungut-sungut sembari mengusap telek di wajah dan mengibaskannya yang mengenai lenganku, aku sempat berpikir; “kata wong Jowo kalau ketiban telek akan dapat rejeki kuwi.. ah masak iya seeh? Ah.. tahayul itu? Percaya dan nggak percaya jadinya, hemm.. apa aku mau dapat emas ($) di kontes logo ya? (Padahal minggu ini aku tidak sedang mengikuti kontes), hemm.. apa mau ketemu jodohku ya.. amien.. ya Allah.
Mungkin karena kebiasaan suka mengaitkan sesuatu seperti ketika membuat konsep karya, sepertinya tidak ada salahnya mengaitkan kejadian hari ini dengan hari kemarin.. tentu untuk diambil sisi positifnya, bukan begitu?
ya ternyata benar… atau mungkin hanya sebuah kebetulan, ya.. aku kembali menemukan sesuatu "yang pernah hilang", bukan jodoh ataupun rejeki, namun di hari minggu kemarin aku menyadari, bahwa aku tidaklah sendiri dan kini kutelah menyudahi “dendamku..." tengkyu, tengkyu, tengkyu..
Lewat postingan ini Joni Balbo mau mengucapkan terimakasih, matur tengkyu, hatur nuhun untuk komentator-komentator yang selalu memberi suport di gallery ini… Komentar Anda adalah suplemen dan terapi buatku.. :)
Dan memang tidak seharusnya blog ini memosting hal-hal cengeng, kalau kata seorang teman bernama Kakday; "metal = melancholis total” hehe.. yang justru jadi boomerang bagi Joni Balbo pribadi atau malah menebarkan aura negatif bagi Anda semua...
Hemm… sebaiknya kita memang selalu saling menggelorakan kharisma positif, untuk itu meminjam slogan dari Mba' Fina yang manies; “sendiri atau bersama siapapun tetap jemput mataharimu”, ho..ho.. aku setuju sekali mbak :)
mungkin Anda bingung memahami postinganku ini... dan memang Anda tak seharusnya mengerti.. sebagai batas hubungan sodara maya antara aku dengan Anda; Joni Balbo hanya ingin mengabarkan; “bahwa Joni sedang senang" ;) terima kasih...
Senin, 12 Oktober 2009
Membangkitkan semangat yang mulai pudar
Entah kenapa minggu-minggu ini ‘semangatku’ dalam berkompetisi sepertinya mulai pudar, padahal sebelumnya aku posting tema yang begitu “semangat membara”, mungkinkah aku sudah bosan?
oohH.. tidak !!!, semoga aku tidak lekas puas karena suatu hal, dan semoga ini hanyalah sebuah dinamika…
==============================================================================
Hari ini aku pulang mengajar lebih pagi karena ulangan mid semester di sekolahan baru saja dimulai. Berhubung pulang lebih awal dari biasanya, tadi siang aku punya ide sederhana untuk mencoba kembali membangkitkan semangatku yang hilang itu, hari ini tidak seperti biasanya, aku pulang tak melewati jalan yang setiap hari kulalui (Kotagede – Janti – Candi Gebang), tapi mencoba refreshing sejenak dari kota lama membelah Kotabaru sampai terhenti di batas kota yakni di Bundaran UGM, tentu aku melewati jalan itu bukan tanpa alasan. Di samping bundaran yang biasa digunakan untuk koar2 para demonstran itu berdiri tegak baliho yang menarik pandanganku, sepeda motorku kuhentikan sejenak, aku sempatkan sejenak untuk mengabadikan baliho tersebut dengan kamera digitalku yang mulai lowbat batterynya, meski matahari tepat di atas kepalaku adalah waktu yang tidak tepat untuk melakukan pemotretan ini.
tampak media outdoor berdiri kokoh di sekitar gapura gadjah mada
Aku bukan bermaksud mempromosikan acara konser itu di gallery ini... bukan pula pamer wajah kusutku yang lagi nampang, tapi ini semata hanya untuk penyemangat diri...
===========================================================================
Ada yang bilang "jika kau sedang kehilangan arah, cobalah tengok tanda-tanda di sekitarmu, agar kau kembali bisa meluruskan jalanmu, lihatlah tanda-tanda yg pernah mengingatkan pada kejayaanmu, coba tengok portopoliomu, coba lihat foto-foto yang terpajang di dinding kamarmu.. ya.. lagi-lagi ini adalah nasehat diri, introspeksi, menata kembali... lagi dan lagi.."
bahkan ketika aku mengetik tulisan ini, aku memilih backsound lagu “sukses” dari saykoji..
Hidupmu rencanakan mau dikemanakan
Agar tak jadi kusut dan berantakan
Dan kau tak pernah akan pusing karena tekanan
Dengarkan lagu ini hidup kan kau menangkan
Coba petakan apa rencana yang kau harapkan
Kerahkan segala sumberdaya dan arahkan
Kenali identifikasi rencanamu
Agar tak hilang arah menjadi bencanamu
kaji dan pahami lebih dalam...
