Kamis, 27 Maret 2008

TADAH HUJAN DALAM SUMUR RESAPAN


Poster kedua dengan judul “Tadah Hujan Dalam Sumur Resapan”, poster ini dibuat untuk lomba sub tema Hemat Air, masih satu kesatuan dengan lomba sblmnya…

Visualisasi suasana hujan lebat, dengan beberapa orang yang menyangga payung raksasa dengan posisi terbalik “tadah hujan”, kemudian diantara payung tersebut terdapat ‘selang-selang’ yang menghubungkan ke dalam sumur resapan.

Bisa Anda praktekkan jika waktu terjadi hujan lebat, Anda berjalan di luar dan berlindung dengan payung posisi terbalik.
Apa yg terjadi? selain menampung air hujan, mungkin Anda akan ditertawakan orang yang melihatmu dan mungkin juga u dianggap terlalu kreatif, atau mungkin dipikir sudah sinting :))

Tp jika "adegan tsb" dikemas dalam bahasa sebuah pesan, tentu hasilnya lain bukan?
Untuk mengkampanyekan pentingnya membuat sumur resapan kpd masyarakat, sudah sangat bagus, namun kadang para kreator “terjebak” ketika memvisualisasikan dengan gambar sumur yg "fulgar" dan gambar sumur seolah2 obyek yg kurang menarik, namun dengan visualisasi "payung terbalik" seperti ilustrasi di atas tentu menjadi sesuatu yang menarik, lebih bewarna, dimanis n tentu saja pesannya "dapet n lebih berbicara..." :)))

Ide payung terbalik meminjam dari posisi payung yg selama ini untuk berlindung ketika hujan, seandainya dicipta "payung raksasa", apalagi jika dalam payung tsb terdapat selang-selang yang menghubungkannya ke dalam sumur serapan, tentu dia bukan hanya berfungsi sebagai pelindung belaka, tp benar2 "tadah hujan" yang multi fungsi bukan? ....:)

Pada musim penghujan, air yang melimpah dan kadang mubazir, bahkan mengakibatkan banjir di mana-mana. Namun ketika musim kemarau tiba, sering terjadi kekeringan dimana-mana. Ironis sekali bukan?
Kenyataan itu Balbo tuangkan dalam bodycopy “Saat Melimpah, Hujan adalah Berkah, Bukan Musibah !”

Jadi intinya... bagaimana kita memanfaatkan berkah yang melimpah, untuk tabungan di masa kekeringan.

Balbo pikir dari visualisasi n diskripsi di atas, Sodara2 smua sudah paham bukan?

ato ada sanggahan? Bgmn pendapatmu? silahkan tinggalkan komentar....


4 komentar:

BadVektor mengatakan...

Malah kepikiran sampe kesitu otakku.
Wah kreatif abiss dah pokoknya...

KeCeBoNg mengatakan...

subhanaLLOH, keren.. =)
memang sayang banget si kalo air ujan yang dalam perjalanannya memerlukan proses dan waktu yang begitu lama langsung terbuang begitu saja..

Anonim mengatakan...

ass
siplah idenya

see me di www.bbarid.blogspot.com

ada tentang "hujan adalah rahmad"
CHANGE" "buah Mangga" dll...
lain dari yang lain lah

bisa saling berbagi ilmu

makasih
wass
barid sejuk

barid sejuk mengatakan...

siplah

see me di www.bbarid.blogspot.com

makasih