Tampilkan postingan dengan label Zlogan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zlogan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juni 2009

Sloganku & Sloganmu BERADU

Sejak genderang perang kampanye capres ditabuhkan, mata dan telinga kita tak asing lagi melihat dan mendengar slogan-slogan; “Pro Rakyat”, “Lanjutkan !!” dan “Lebih Cepat Lebih Baik” yang digaungkan oleh para calon petinggi negeri ini dan telah menghiasi ruang-ruang publik maupun di pelbagai media. Tak lain dan tak bukan, semua bertujuan untuk meraih suara terbanyak dari rakyat dan mengantarkan capres dan cawapres menuju puncak tangga dalam pemilu beberapa hari mendatang.

Ya.. bermain kata dalam slogan memang mengasyikkan; selain enak didengarkan, bermakna bila diwujudkan, bahkan diplesetkan-pun tetap mengasyikkan.
Bagi “pemiliknya”; slogan memang memberi spirit dan pengaruh yang luar biasa; dan masyarakat kitapun sepertinya sudah kenyang dengan slogan-slogan yang menjejali berbagai media, baik yang bermuatan politik maupun mengarah pada budaya konsumtif.

Joni bukanlah ahli politik, jadi tak akan membahas slogan dari sudut pandang politik, karena kapasitas Joni Balbo di Zibalbogallery sebagai blogger, maka akan memandang slogan dari sudut pandang blogger pula. Dan postingan kali ini hanyalah share dan berbagi pengalaman dari Joni untuk Anda, khususnya bagi Anda yang sama-sama senang bermain kata-kata maupun Anda yang akan merencanakan slogan dalam sebuah blog.

Menurut Anda, seberapa pentingkah slogan dalam sebuah blog?

Bagi Joni Balbo pribadi, slogan sebagai bagian dari identitas sebuah blog, ketika merencanakannyapun sama pentingnya dengan memilih headline, tagline, warna template, logo blog, serta pernak-pernik yang menyertainya. Sebagai sebuah pesan, slogan dalam blog berfungsi menanamkan visi dan misi yang hendak dicapai pemilik blog dan ingin ditunjukkan pada blogger lainnya. Sebagai contoh terdekat; pemilihan slogan Zibalbogallery; dicipta Pencipta, untuk mencipta, secara jujur Joni mengutip dari beberapa referensi yang dikompilasikan, disederhanakan dan diformulasikan sesuai dengan tujuanku dalam membangun Zibalbogallery. Berdasar pengalaman, memang ada beberapa teman mengganggap sloganku terdengar arogan, atau mungkin terlalu berani, tapi bagi Joni pribadi memaknai slogan tersebut bahwa; sejatinya manusia diciptakan Pencipta memang untuk selalu terus berkarya dan mencipta. Contoh lain berdasar pengalaman pribadiku adalah panggilan hoki “Balbo” dari teman yang awalnya hanya sebuah panggilan, namun dalam perjalanannya Joni menjadikannya sebagai bagian dari visi dan misiku untuk memberi warna gallery ini. Memang untuk mewujudkan “baladewa” sampai sekarangpun secara jujur Joni mengakui tidaklah gampang, apalagi bermain slogan di dunia maya di tengah ketatnya kompetisi, beberapa komentar miringpun kadang menghampiri, meskipun dikritik, tetap enjoy aja, toh ini juga bagian dari visi misiku untuk terus belajar menjadi baik dan lebih baik lagi... : )

Slogan dalam konteks blog dapat diartikan sebagai wujud proses perpindahan informasi, gagasan dengan menggunakan simbol kata-kata singkat yang merangkum dari visi dan misi kita kepada orang lain. Maka perencanaan slogan dalam blog, kita harus benar-benar memahami tujuan utama kita dalam membangun blog, kita juga harus dapat menganalisis dan merencanakannya “dengan baik”. Karena slogan sama pentingnya dengan semua elemen tanda dalam sebuah blog, maka kita harus menemukan api dan semangat yang menunjukkan visi dan misi kita kepada orang lain; keyakinan, keberanian dan kegembiraan; ringkasnya semangat kita dalam mengobarkan gelora visi dan misi kita diupayakan tercermin dalam sebuah blog.

Slogan
seperti halnya dalam komunikasi persuasif, bagi orang lain memang harus meyakinkan. Sedangkan untuk mencapai hal tersebut kita harus membangun kredibilitas. Dalam buku “I See What You Mean”, D. Joel Whalen mengutip daftar rahasia komunikasi dari para pemikir Yunani kuno adalah sebagai berikut; Orang yang berkredibilitas tinggi memiliki tiga karakteristik; yaitu keahlian; dapat dipercaya dan beritikad baik. Orang-orang Yunani kuno memiliki persuasi terbaik, seperti halnya Aristoteles mengajarkan muridnya bahwa komunikator ideal adalah “seorang manusia dengan maksud baik, memiliki reputasi dan kepribadian baik”, sedangkan tiga pilar yang membangun komunikasi persuasif yaitu; logos (low-goes) – logika dan penalaran, pathos (path-ohs) - gagasan emosional, yang menarik bagi manusia, ethos (eeth-ohs) - reputasi dan kepribadian pembicara.

Hem… Joni yakin Anda punya persepsi sendiri untuk mengartikan kemudian membenarkan pemikiran tersebut, dan sepertinya perancangan slogan dalam blog idealnya diupayakan mengandung elemen-elemen yang mengomunikasikan ketiga faktor tersebut.
Tapi kembali ke personalnya, sehebat atau sebagus apapun slogan yang telah dipilih dalam sebuah blog, jika tidak diimbangi komitmen pemiliknya, tentu slogan hanya akan menjadi slogan semata… (*tidak gampang mewujudkannya memang)

So, mungkin Anda punya pandangan lain tentang pentingnya slogan dalam sebuah blog?
Mari bertukar pikiran dan semoga kita bisa saling belajar untuk menjadi baik dan lebih baik lagi…

kaji dan pahami lebih dalam...

Minggu, 24 Mei 2009

Usulan Slogan Suramadu


“Inspirasi Kokohnya Persatuan, Sepanjang Waktu…” adalah slogan yang diusulkan Joni Balbo dalam lomba slogan Suramadu.

Slogan yang menurutku sudah terdengar HEROIC !, ternyata kurang STRONG ! dalam pandangan dewan juri dan tenggelam dalam gelombang bersama 22 ribu slogan usulan competitor lainnya…
Hemm… memang tidak gampang merangkai kata yang elegan...

Di web penyelenggara, slogan terbaik dan nama para pemenang telah di publikasikan hari ini…

“JALIN NUSA, SATUKAN BANGSA” wew… slogan yang sangat dalam yang mampu mengalahkan ribuan slogan lainnya… MANTAPS!

Lewat Zibalbogallery; dicipta Pencipta, untuk mencipta, Joni Balbo mengucapkan "selamat kepada para pemenang… Anda memang layak dapat Bintang :)"

Semoga Jembatan Nasional Suramadu, benar-benar dapat Menjalin Nusa dan Menyatukan Bangsa… Amien…

Dan terakhir…
"Dari Jogjaku untuk Suramadu…
Jika hari ini bukanlah keberuntunganku,
Semoga Kelak Aku Dapat Mengunjungimu… : )"

kaji dan pahami lebih dalam...

Sabtu, 05 April 2008

Usulan Slogan Sampah 1

“Mari Belajar Berhitung Dari Belatung” adalah salah satu slogan yang Balbo usulkan pada kompetisi lomba slogan sampah dari www.berkahsampah.blogspot.com

Sementara menunggu para juri sibuk menyeleksi ribuan slogan yang masuk ke Panitia, pada postingan kali ini, Balbo akan mempublikasikan 3 dari 35 slogan yang Balbo usulkan pada kompetisi tersebut.

Slogan pertama adalah “Mari Belajar Berhitung Dari Belatung”

Pernahkah Anda mendengar pepatah “Belajar dari Semut”?

kalau sudah, tentu kita dapat meneladani semut dari sifat kegotong-royongan dan hormat pada sesamanya.

Lalu, bagaimana jika “Mari Belajar Berhitung Dari Belatung”?
Persepsi apa yang ada dalam pikiran Sodara?

Berbicara belajar berhitung, Balbo bisa tebak; pasti Anda akan ingat masa-masa sekolah dan guru matematika kita…
tapi kenapa Balbo mengajak Anda “berguru” pada belatung?

Ada apa dengan Belatung?

Yach! Belatung!, binatang bagi sebagian besar manusia sangat menjijikkan, tp tidak bagi diri si Belatung. Demikian juga dengan induknya Belatung (lalat).

Semua ciptaan Allah di muka bumi ini memiliki maksud dan tujuannya, demikian juga Belatung; dia membawa misi membantu menjaga kelangsungan hidup ekosistem lingkungan, menguraikan sampah dan mengajarkan “pesan” pada umat manusia.

Salah satu pesannya adalah;
Jika Anda menganggap Belatung adalah binatang yang kotor, menjijikkan, bau atau apapun… berarti Belatung telah mempunyai pesan bahwa; manusia harus menjauhkan dirinya dari Belatung, yang artinya; bagaimana manusia menjaga lingkungannya dan terbebas dari Belatung. Manusia juga harus selalu rajin membuang sampah, jangan sampai lalat hinggap dan belatung berkembang biak akibat tumpukan sampah dimana-mana.

Lalu bagaimana dengan belajar berhitung?
Sejauh mana kecerdasan Belatung? Apakah otaknya melebihi kecerdasan Simphanse?
Tentu bukan itu yg Balbo maksud…

Meskipun Belatung adalah binatang yang “terpinggirkan”, tapi bagi Balbo; Belatung sangat pandai dalam memilih dan memilah sampah, dengan nalurinya dia tau mana sampah yang bisa ia makan, mana yang bisa busuk, mana sampah plastik, mana sampah logam. Belatung juga tau porsi yang dia makan untuk kelangsungan hidupnya.

Si induk Belatung (lalat) tahu masa depan keturunannya, sehingga sebelum ia bertelur, dengan feeling penciumannya, dia tak akan mungkin meninggalkan telornya pada sampah plastik/logam, bisa dipastikan dia akan menanamkan telornya pada makanan/sesuatu yg bisa membusuk.

Pesan dan keteladanan dari Belatung adalah dia tahu tugas dari-Nya, yaitu memilih, memisah dan menguraikan sampah. …Subhanallah, maha besar Allah dengan segala ciptaanya…

Slogan “Mari Belajar Berhitung Dari Belatung”, selain dari segi diksi yang sudah Balbo paparkan secara gamblang di atas, ada hal yang menarik dari segi rima slogan tersebut, yaitu;

Mari; Dari, Belajar Berhitung--->> Belatung

"Mari Belajar Berhitung Dari Belatung!", Ajakan kreatif dengan cara menyindir, nyentrik. Slogan yang mengajak orang untuk “menengok” dari hal yang paling kecil, tersembunyi, bahkan paling menjijikkan sekalipun.

Inti sari dari slogan tersebut adalah; untuk mengajak orang mau membuang dan memisah sampah secara baik dan benar.

Bagaimana pendapat Sodara, tentang slogan yang Balbo usulkan? Apakah anda punya persepsi yang lain dari slogan "Mari Belajar Berhitung Dari Belatung !"..???

Silahkan tinggalkan komentar...


kaji dan pahami lebih dalam...

Usulan Slogan Sampah 2


"Buang Pisah Sampah, Buat Kisah Cerah" adalah slogan ke-2 yang Balbo usulkan.

Sudahkah Anda membuang dan memisah sampah?
Jika sudah, saya ucapkan salut dan bangga kepada Anda yang cerdas dan bijaksana.

Tapi jika Anda membuang sampah masih sembarangan...
Oh... menyedihkan sekalee.... ;((

Bisa di bayangkan jika penduduk satu kota membuang sampah sembarangan, maka yang terjadi tumpukan sampah mengunung dimana-mana…

Bagaimana citra kota di mata orang?
Meminjam salah satu slogan populer… “Apa Kata Dunia Tentang Indonesia?”
Dalam lingkup nasional, tentu kota kita akan di “cap” sebagai kota yang paling jorok.

Lewat slogan “Buang Pisah Sampah, Buat Kisah Cerah” Balbo mengajak orang untuk membuang dan memisah sampah dan menjanjikan serta mengabarkan pada dunia… bahwa kota yang bersih adalah kota yang memiliki citra dan cerita yang cerah.

Apa Anda kurang setuju? silahkan tinggalkan komentar?


kaji dan pahami lebih dalam...

Usulan Slogan Sampah 3


“Ambil! Buang Sampah, Juga Pisahkan! Anda Sudah Andil Jaga Laut dan Daratan”
adalah slogan ketiga yang Balbo usulkan.

Latar belakang ide slogan tersebut adalah;

Tercemarnya laut dan daratan sekarang ini adalah karena ulah manusia, sampah yang menggunung, sampah plastik, logam dan bahan kimia yang mencemari tanah sehingga mengurangi kesuburan tanah, Bahkan sampah yang terbawa arus sungai seolah-olah tempat pembuangan akhirnya adalah laut. Jika dibiarkan terus menerus, bisa jadi suatu saat laut dalam akan menjadi dangkal karena endapan sampah.

Lewat slogan di atas, jika hal tersebut dilakukan, dari hal yang kecil, sederhana, dan dari diri sendiri, Anda sudah andil menjaga laut dan daratan…

Bagaimana pendapat Sodara tentang 3 slogan yang Balbo usulkan ?
Apakah ada yang sama dengan slogan yang Anda Usulkan 

Silahkan berikan komentar, n doakan smoga 3 slogan dan 32 slogan lainnya (tidak dipublikasikan) salah satunya menjadi yang terbaik. Amin

Thx to yg memberi komentar, smoga kebruntungan selalu menyertai kita yang pantang menyerah! Amin…


kaji dan pahami lebih dalam...