
Hidup adalah perjuangan, hidup juga penuh teka-teki dan misteri… Menang kalah adalah masalah keberuntungan... menang belum tentu paling sempurna, kalah belum tentu paling jelek... Bingung kan??? :))
Sembari menunggu khabar; siapa yang akan beruntung dari ratusan peserta pada kompetisi desain logo “Indonesia, Go Open Source !” dari seantero Indonesia ? Pada postingan akhir bulan mei ini, Joni Balbo publikasikan desain logo hasil rancanganku untuk kompetisi tersebut. Adapun konsep, inspirasi dan makna logo sebagai berikut;
Konsep;
Indonesia, GO ! (gerak aktif menuju pada satu sasaran), Open Source.
Inspirasi;
Bendera Merah Putih, lintasan orbit dan anak panah, serta logo Open Source.
Makna;
Transformasi bentuk dari lintasan orbit menjadi anak panah merah putih yang melesat, menuju tepat pada satu titik pusat logo Open Source, memberi makna; semangat Bangsa Indonesia yang semakin aktif, mandiri, sadar dan cerdas dalam memilih Free/Open Source Software.
Konsep, inspirasi dan makna tersebut dipertegas dengan penjelasan logo, berupa teks IGOS dan penjabaran Indonesia, Go Open Source !
Bagaimana pendapat Sodara?
Balbo harap, Anda dapat memberikan penilaian…
Thx to apresiasinya…
Btw, apakah Anda salah satu peserta kompetisi desain logo IGOS juga?
Jika iya; semoga keberuntungan berpihak pada salah satu diantara kita… jika belum beruntung, kita tetap harus berjuang, kreatif berkarya, terus bersyukur pada-Nya, dan yang lebih penting; semoga kita menjalani hidup lebih bijaksana… Amin…
Kamis, 22 Mei 2008
Desain Logo IGOS
Minggu, 11 Mei 2008
Desain Logo KLuB

Desain logo kali ini, baru Joni Balbo usulkan pada kompetisi desain logo Klub Linux Bandung (KLuB). Adapun konsep, inspirasi dan makna logo sebagai berikut;
Konsep;
Active, fun & friendly, serta kolaborasi modern (IT) dengan ethnic Pasundan.
Inspirasi;
Penguin (Linux), Angklung dan Totopong Barangbang Semplak (tutup kepala khas Jawa Barat).
Makna;
Penguin dengan ekspresi tersenyum, memakai totopong sambil memainkan angklung dengan posisi kaki kiri diangkat, memiliki makna; active, fun & friendly. Dengan pendukung teks KLuB bergaya modern & fun, memiliki citra Klub Linux Bandung yang ceria, modern dan tetap berbudaya.
Sumangga atuh… desain anu parantos Balbo damel teh... dipeunteun, dikoreksi kirang leuwihna…
Hatur nuhun pisan atuh…
Mugia kabagjaan janten milik urang kajalmi nu pantang mundur! Sukses salawasna… :)) Amin…
Selasa, 06 Mei 2008
Desain Logo & Tema PILKADA Kota Padang

Desain logo kali ini baru Balbo ikutkan pada kompetisi lomba logo dan tema PILKADA Kota Padang tahun 2008.
Adapun Konsep logo adalah;
Simple, Semi Formal, pemilu langsung dengan asas jujur.
Inspirasi;
Hati, balon kata, kotak suara dan kartu suara.
Makna;
Bentuk Hati yang distilasi menjadi bentuk kotak suara dan balon kata, dengan penegasan pada tema "Demokrasi Mandiri dengan Nurani" memberi makna; PILKADA secara langsung berdasarkan suara hati yang benar-benar jujur.
Pemilihan warna merah, hitam dan kuning adalah, warna tradisional yang biasa digunakan untuk dekorasi rumah adat pada masyarakat Sumatra Barat.
Bagaimana komentar Anda?
Jumat, 18 April 2008
.................................. ???
Gambar di atas adalah ilustrasi pendukung yang Balbo buat, untuk sebuah kompetisi mading antar sekolah di
Meskipun dalam kompetisi tersebut, hasil akhirnya tidak mendapatkan kemenangan, namun pada postingan kali ini sengaja Balbo publikasikan, tanpa judul dan tanpa penjelasan gambar, dengan harapan Anda yang melihat, mau mengapresiasi dan menginterpretasinya.
Jika Anda cukup bijaksana, pesan apa yang dapat Anda tangkap dari ilustrasi tersebut?
Balbo tunggu komentar dan apresiasinya...
Sabtu, 05 April 2008
Usulan Slogan Sampah 1
“Mari Belajar Berhitung Dari Belatung” adalah salah satu slogan yang Balbo usulkan pada kompetisi lomba slogan sampah dari www.berkahsampah.blogspot.com
Sementara menunggu para juri sibuk menyeleksi ribuan slogan yang masuk ke Panitia, pada postingan kali ini, Balbo akan mempublikasikan 3 dari 35 slogan yang Balbo usulkan pada kompetisi tersebut.
Slogan pertama adalah “Mari Belajar Berhitung Dari Belatung”
Pernahkah Anda mendengar pepatah “Belajar dari Semut”?
kalau sudah, tentu kita dapat meneladani semut dari sifat kegotong-royongan dan hormat pada sesamanya.
Lalu, bagaimana jika “Mari Belajar Berhitung Dari Belatung”?
Persepsi apa yang ada dalam pikiran Sodara?
Berbicara belajar berhitung, Balbo bisa tebak; pasti Anda akan ingat masa-masa sekolah dan guru matematika kita…
tapi kenapa Balbo mengajak Anda “berguru” pada belatung?
Ada apa dengan Belatung?
Yach! Belatung!, binatang bagi sebagian besar manusia sangat menjijikkan, tp tidak bagi diri si Belatung. Demikian juga dengan induknya Belatung (lalat).
Semua ciptaan Allah di muka bumi ini memiliki maksud dan tujuannya, demikian juga Belatung; dia membawa misi membantu menjaga kelangsungan hidup ekosistem lingkungan, menguraikan sampah dan mengajarkan “pesan” pada umat manusia.
Salah satu pesannya adalah;
Jika Anda menganggap Belatung adalah binatang yang kotor, menjijikkan, bau atau apapun… berarti Belatung telah mempunyai pesan bahwa; manusia harus menjauhkan dirinya dari Belatung, yang artinya; bagaimana manusia menjaga lingkungannya dan terbebas dari Belatung. Manusia juga harus selalu rajin membuang sampah, jangan sampai lalat hinggap dan belatung berkembang biak akibat tumpukan sampah dimana-mana.
Lalu bagaimana dengan belajar berhitung?
Sejauh mana kecerdasan Belatung? Apakah otaknya melebihi kecerdasan Simphanse?
Tentu bukan itu yg Balbo maksud…
Meskipun Belatung adalah binatang yang “terpinggirkan”, tapi bagi Balbo; Belatung sangat pandai dalam memilih dan memilah sampah, dengan nalurinya dia tau mana sampah yang bisa ia makan, mana yang bisa busuk, mana sampah plastik, mana sampah logam. Belatung juga tau porsi yang dia makan untuk kelangsungan hidupnya.
Si induk Belatung (lalat) tahu masa depan keturunannya, sehingga sebelum ia bertelur, dengan feeling penciumannya, dia tak akan mungkin meninggalkan telornya pada sampah plastik/logam, bisa dipastikan dia akan menanamkan telornya pada makanan/sesuatu yg bisa membusuk.
Pesan dan keteladanan dari Belatung adalah dia tahu tugas dari-Nya, yaitu memilih, memisah dan menguraikan sampah. …Subhanallah, maha besar Allah dengan segala ciptaanya…
Slogan “Mari Belajar Berhitung Dari Belatung”, selain dari segi diksi yang sudah Balbo paparkan secara gamblang di atas, ada hal yang menarik dari segi rima slogan tersebut, yaitu;
Mari; Dari, Belajar Berhitung--->> Belatung
"Mari Belajar Berhitung Dari Belatung!", Ajakan kreatif dengan cara menyindir, nyentrik. Slogan yang mengajak orang untuk “menengok” dari hal yang paling kecil, tersembunyi, bahkan paling menjijikkan sekalipun.
Inti sari dari slogan tersebut adalah; untuk mengajak orang mau membuang dan memisah sampah secara baik dan benar.
Bagaimana pendapat Sodara, tentang slogan yang Balbo usulkan? Apakah anda punya persepsi yang lain dari slogan "Mari Belajar Berhitung Dari Belatung !"..???
Silahkan tinggalkan komentar...
Usulan Slogan Sampah 2

"Buang Pisah Sampah, Buat Kisah Cerah" adalah slogan ke-2 yang Balbo usulkan.
Sudahkah Anda membuang dan memisah sampah?
Jika sudah, saya ucapkan salut dan bangga kepada Anda yang cerdas dan bijaksana.
Tapi jika Anda membuang sampah masih sembarangan...
Oh... menyedihkan sekalee.... ;((
Bisa di bayangkan jika penduduk satu kota membuang sampah sembarangan, maka yang terjadi tumpukan sampah mengunung dimana-mana…
Bagaimana citra kota di mata orang?
Meminjam salah satu slogan populer… “Apa Kata Dunia Tentang Indonesia?”
Dalam lingkup nasional, tentu kota kita akan di “cap” sebagai kota yang paling jorok.
Lewat slogan “Buang Pisah Sampah, Buat Kisah Cerah” Balbo mengajak orang untuk membuang dan memisah sampah dan menjanjikan serta mengabarkan pada dunia… bahwa kota yang bersih adalah kota yang memiliki citra dan cerita yang cerah.
Apa Anda kurang setuju? silahkan tinggalkan komentar?
Usulan Slogan Sampah 3

“Ambil! Buang Sampah, Juga Pisahkan! Anda Sudah Andil Jaga Laut dan Daratan” adalah slogan ketiga yang Balbo usulkan.
Latar belakang ide slogan tersebut adalah;
Tercemarnya laut dan daratan sekarang ini adalah karena ulah manusia, sampah yang menggunung, sampah plastik, logam dan bahan kimia yang mencemari tanah sehingga mengurangi kesuburan tanah, Bahkan sampah yang terbawa arus sungai seolah-olah tempat pembuangan akhirnya adalah laut. Jika dibiarkan terus menerus, bisa jadi suatu saat laut dalam akan menjadi dangkal karena endapan sampah.
Lewat slogan di atas, jika hal tersebut dilakukan, dari hal yang kecil, sederhana, dan dari diri sendiri, Anda sudah andil menjaga laut dan daratan…
Bagaimana pendapat Sodara tentang 3 slogan yang Balbo usulkan ?
Apakah ada yang sama dengan slogan yang Anda Usulkan
Silahkan berikan komentar, n doakan smoga 3 slogan dan 32 slogan lainnya (tidak dipublikasikan) salah satunya menjadi yang terbaik. Amin
Thx to yg memberi komentar, smoga kebruntungan selalu menyertai kita yang pantang menyerah! Amin…
Rabu, 02 April 2008
Desain Logo INSA
Demikian penjelasan dari desain Balbo. Bagaimana pendapat Sodara? Ada kritikan? Silahkan tinggalkan komentar…
Pengalaman adalah proses pembelajaran pendewasaan kita, pengalaman jg guru yg paling bijaksana… apapun, kapanpun dan dimanapun… : ) demikian juga pada kompetisi yg br Balbo ikuti…
Tantangan kreatif kali ini berasal dari INSA (Indonesia Surfing Association) yang mempunyai markas induk di Bali Indonesia.
Belajar dari pengalaman lomba desain logo sbelumnya, style desain logo kali ini lebih “berkarakter”, simple n catchy : )
Pada postingan awal April ini, Balbo tampilkan usulan desain logo INSA versi warna n hitam putih.
Adapun konsep logo adalah; Simple, Sport, Attractive & Exotic
Inspirasi logo berasal dari; Peselancar, bunga kamboja Bali, ombak laut dan INA (Indonesia)
Sedangkan Filosofi secara gamblangnya sbg berikut;
Doakan jg.. smg logo yg Balbo usulkan menjadi yg terbaik n nantinya jadi logo resmi dari INSA, …insya Allah : )
Thx to yg memberi komentar, smoga kbruntungan slalu mnyertai kita yang pantang mnyerah! Amin…
Kamis, 27 Maret 2008
KOTAK TEMPAT SAMPAH, KOTA TANPA SAMPAH
Postingan kali ini merupakan rekor bagi Balbo, karena bisa mosting 3 karya sekaligus :)
3 karya manual yg br Balbo jagokan di Lomba poster “Kota Dalam Taman” dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.
Karya pertama untuk sub tema Kebersihan Kota, aku beri judul “Kotak Tempat Sampah, Kota Tanpa Sampah” dan terinspirasi dari Kotak sampah dan Kota Jogja.
Pada umumnya kotak sampah di kota (sampah kering dan sampah basah) terdapat ilustrasi symbol orang membuang sampah, Namun pada desainku ini, aku rubah ilustrasi dalam kotak sampah kering berupa siluet kota Jogja pada waktu siang hari, dengan obyek pendukung berupa Tugu Jogja, becak serta siluet matahari di siang hari.
Pada kotak sampah basah aku visualisasikan siluet suasana Jogja di waktu malam hari dengan obyek pendukung orang, kucing, lampu khas Jogja serta dengan latar belakang gedung bertingkat.
Tempat sampah divisualisasikan dengan latar belakang tembok bersih dengan obyek pendukung tanaman sanseviera (untuk menciptakan suasana kebersihan dan kesejukan di sekitar tempat tersebut).
Dengan ilustrasi dua kotak sampah, Balbo mengajak orang untuk membebaskan kota dari sampah baik siang maupun malam.
Ilustrasi di atas diperkuat dengan permainan rima dalam slogan “Kotak tempat sampah, Ada !, Kota tanpa sampah, Bisa?
kadang di kota sudah disiapkan tempat sampah di berbagai tempat,
tp apakah kita bisa menjaga kota dan membebaskannya dari sampah?
Sebuah retorika yg Balbo yakin kamu juga punya jawaban sendiri tentunya...
TADAH HUJAN DALAM SUMUR RESAPAN
Poster kedua dengan judul “Tadah Hujan Dalam Sumur Resapan”, poster ini dibuat untuk lomba sub tema Hemat Air, masih satu kesatuan dengan lomba sblmnya…
Visualisasi suasana hujan lebat, dengan beberapa orang yang menyangga payung raksasa dengan posisi terbalik “tadah hujan”, kemudian diantara payung tersebut terdapat ‘selang-selang’ yang menghubungkan ke dalam sumur resapan.
Bisa Anda praktekkan jika waktu terjadi hujan lebat, Anda berjalan di luar dan berlindung dengan payung posisi terbalik.
Apa yg terjadi? selain menampung air hujan, mungkin Anda akan ditertawakan orang yang melihatmu dan mungkin juga u dianggap terlalu kreatif, atau mungkin dipikir sudah sinting :))
Tp jika "adegan tsb" dikemas dalam bahasa sebuah pesan, tentu hasilnya lain bukan?
Untuk mengkampanyekan pentingnya membuat sumur resapan kpd masyarakat, sudah sangat bagus, namun kadang para kreator “terjebak” ketika memvisualisasikan dengan gambar sumur yg "fulgar" dan gambar sumur seolah2 obyek yg kurang menarik, namun dengan visualisasi "payung terbalik" seperti ilustrasi di atas tentu menjadi sesuatu yang menarik, lebih bewarna, dimanis n tentu saja pesannya "dapet n lebih berbicara..." :)))
Ide payung terbalik meminjam dari posisi payung yg selama ini untuk berlindung ketika hujan, seandainya dicipta "payung raksasa", apalagi jika dalam payung tsb terdapat selang-selang yang menghubungkannya ke dalam sumur serapan, tentu dia bukan hanya berfungsi sebagai pelindung belaka, tp benar2 "tadah hujan" yang multi fungsi bukan? ....:)
Pada musim penghujan, air yang melimpah dan kadang mubazir, bahkan mengakibatkan banjir di mana-mana. Namun ketika musim kemarau tiba, sering terjadi kekeringan dimana-mana. Ironis sekali bukan?
Kenyataan itu Balbo tuangkan dalam bodycopy “Saat Melimpah, Hujan adalah Berkah, Bukan Musibah !”
Jadi intinya... bagaimana kita memanfaatkan berkah yang melimpah, untuk tabungan di masa kekeringan.
Balbo pikir dari visualisasi n diskripsi di atas, Sodara2 smua sudah paham bukan?
ato ada sanggahan? Bgmn pendapatmu? silahkan tinggalkan komentar....
IJO-IJO ONO NGAYOGYA
Karya poster ketiga untuk sub tema “penghijauan kota”, Balbo beri judul “Ijo-ijo Ono Ngayogya” (baca: Ijo-ijo ono Ngayogyo),
kl ditranslate dlm bhs beken "Green's in Jogja".
Dengan ilustrasi "Jogja tempo doeloe" jaman Belanda, ketika seputaran sentral jantung kota masih sejuk n asri. Dimana pada saat itu hanya berlalu lalang mobil kuno, sepeda, becak dan andong. (meski Balbo sendiri merasa penggambaranya kurang berhasil juga:))
Poster manual ketiga ini, terinspirasi dari lagu “Abang-abang gendero Londo”,
mungkin Anda pernah mendengarnya?
Parik’an dalam bahasa Jawa yang menjadi lagu kenangan jaman beuhaula dan pernah dipopulerkan oleh Koes Plus bersaudara.
Namun dalam lagu asli tersebut aku rubah dengan style parody gaya khas Jogja dengan plesetannya…
Abang- Abang gendero Londo…
Ijo-ijo ono Ngayogya…
Ayo podo Ngijo’ke Yogya...
Kanggo njogo mongso ketigo...
kl kamu bukan orang jawa biar lebih paham, Balbo jelasin lg ya.. meski sense dlm bhs Indonesianya kurang dapet: ))
Merah-merah bendera Belanda
Hijau-hijau ada di Jogja
Mari smua hijaukan Jogja
Untuk menjaga musim ketiga (kemarau)
Sudah pahamkah Anda?
Ato Anda pernah ke Jogja di saat musim kemarau tiba?
cobalah tanya dengan wong jogja asli, kl ketemu orang yang kreatif, bisa ditebak dia akan berkomentar dengan logat medok dan berkata "Jogja panasnya ngentang-ngentang" :))
Silahkan tinggalkan komentar, n doakan salah satu dari karya yg aku lombakan, syukur2 tiga3nya menang:) he..he.. kl menang bakal kebeli tu laptop :) mimpi kalee ye.....
thx to yg beri komentar :) semoga keberuntungan selalu menyertai kita yg pantang menyerah! Amin.....
Minggu, 16 Maret 2008
IMPIAN MOBIL MASA DEPAN
Selamat datang di Zibalbo Gallery… trimakasih untuk anda yg setia menanti kryaku terkini… :)
Seperti biasa… karyaku ini selain sebagai bentuk penuangan imajinasi juga untuk kompetisi. N poster kali ini aku jagokan di lomba poster “Cegah Pemanasan Global” di sebuah organisasi pecinta lingkungan di Kotagede Jogjakarta. Namun, yg membuat ‘tantangan berbeda’, panitia mewajibkan karya harus manual, g’ seperti karya2ku sblmnya, yang lbh main fotografi n olah digital. Jadi… mau g’mau Balbo harus back to nature, meski dengan sgala keterbatasannya… :)
Inspirasi karya kali ini di ilhami oleh mimpi...
Apa jadinya dunia ini tanpa mimpi?
Mimpi selalu dikaitkan dengan sesuatu yang diinginkan, sesuatu yang didambakan, atau suatu cita2 yang sulit untuk dicapai, tapi suatu keajaiban tak akan pernah terjadi jika manusia tidak berani memiliki impian.
Einstein menemukan teori atom, dari "impiannya" mengenai vektor berdimensi 4. dan dalam ilmu aritmatika pun akhirnya dikenal bilangan "imajiner" (atau nilainya sama dengan akar dari -1), memang tak dapat dijelaskan dengan logika, namun akhirnya menjadi sesuatu yang dahsyat, reaksi atom, energi nuklir, bahkan bahaya senjata pemusnah massal. Contoh lain, tak mungkin tercipta pesawat, bahkan manusia bisa terbang ke bulan jika tak berawal dr sebuah mimpi...
yach... luar biasa dimensi sebuah mimpi...
Kembali ke karya…
Poster manual kali ini aku beri judul “Impian Mobil Masa Depan”
Siapa yang tak ingin punya mobil pribadi yg mewah? Saya yakin kamu juga menginginkannya bukan?
Namun jika smua orang di belahan bumi ini punya mobil mewah, apa jadinya dunia ini…?
Dalam konteks pemanasan global, berapa emisi gas karbon yang dikeluarkan dari kendaraan bermotor tiap harinya? mungkin bisa berton-ton dan tertahan di lapisan ozon, yang mengakibatkan efek “rumah kaca” salah satu penyebab pemanasan global.
Di lain pihak, aktivis lingkungan gencar mengkampanyekan budaya menanam seribu pohon, namun di lahan yang sempit dan semakin berjubelnya tempat tinggal manusia di muka bumi ini, bagaimana kita mau menanam pohon?
Impian untuk membuat taman di samping rumah terbentur kendala lahan yang sempit. Bermimpi buat seperti taman brgantung Babylonia? Kayaknya kamu harus jadi raja sperti Nebukadnezar dulu deh, he.. he.. mau buat Terarium? Bagus seeh! tp tak lebih dr aspek estetika saja yang menonjol…
Lalu bagaimana jika berbagai kontroversi di atas dikompilasikan?
WOOOW…!!! taman di atas mobil pribadi n angkutan umum? Teknologi ramah lingkungan bukan? :))
Dari inspirasi n imajinasi di atas, Balbo ‘wakilkan’ dalam visualisasi gambar naif dalam poster; empat orang dalam sebuah angkutan umum, 3 diantaranya sebagai pendukung pesan merasa tidak nyaman dengan lingkungan di sekitar bus tersebut, sementara “aktor utama” bertubuh agak gempal tertidur dengan lelap sambil tersenyum dengan “Impian Mobil Masa Depan”
Taukah anda tanaman apa yg aku visualisasikan di atas mobil tersebut?
adalah sejenis sanseviera, tanaman yg jaman dulu “terpinggirkan”, ternyata kini naik daun karena diketahui berkhasiat menyerap polutan, dan mampu menetralisir asap kendaraan bermotor.
ya… semoga taman di atas mobil kelak bukan hanya mimpi belaka…. Amin
Sebagai penutup… mengutip dr syair Jallaludin Rumi…
Pandanglah langit, tataplah angkasa
Terbangkan layang-layangmu, seperti halnya kau terbangkan seluruh impianmu…
Tapi ingat! Pegang erat benangnya
agar kau tak kehilangan arah dalam menggapai hasratmu...
So.. Apa impian yang ingin kau wujudkan sodara?
Tanamkan dalam jiwamu dan PERCAYALAH… coz u’r dream become true...




